Rabu, 07 Mei 2014

Tugas : Etika dan Filsafat Kepemimpinan

1.      Visi
Untuk mempersiapkan diri sebagai agen of change adalah dengan menjadi seorang pemimpin (leader) yang efektif dan efesien serta mampu mengambil keputusan yang baik dan bijaksana serta menjadi pemimpin yang disiplin serta mampu menentukan tujuan dalam mengambil keputusan dalam tindakan untuk mencapai tujuan tertentu yang diinginkan dan dapat menjadi pemimpin yang jujur, bertanggungjawab,menyampaikan apa yang harus di sampaikan, cerdas serta tanggap aktif dan kreatif,untuk membangun ke arah yang lebih baik.

Misi
Untuk mengembangkan dan mengasah nilai-nilai sosial yang ada pada diri seseorang sehingga menjadi pribadi yang mampu mengambil keputusan dan mampu untuk berkomunikasi dengan baik kepada masyarakat (orang lain) serta mampu menyampaikan apa yang harus disampaikan dengan baik.
Mampu mengambil keputusan yang baik serta mampu membangun ke arah yang lebih baik untuk kepentingan masyarakat,menjadi pemimpin yang aktif dan kreatif serta tanggap dalam berbagai hal.




Strategi
Agar menjadi pribadi yang Adil,jujur, bijaksana dan mampu mengambil keputusan serta Melakukan tindakan yang menguntungkan bagi orang lain dan sesama agar tercipta kualitas yang baik dalam berbagai hal yang diinginkan.
2.      Faktor-faktor pendukung  dalam merealisasikan visi adalah agar calon pemimpin bangsa indonesia menjadi pemimpin  bangsa yang efektif dan efisien serta tanggap dan mampu dalam menentukan tujuan dan mampu mengambil keputusan yang baik untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan dan mampu membangun ke arah yang lebih baik.
-          Faktor-faktor penghambat dalam merealisasikan visi adalah karena pada dasarnya masyarakat atau calon pemimpin bangsa indonesia sekarang jarang di temukan yang mampu mengambil keputusan dengan baik serta mampu mengambil tindakan yang benar serta yang jujur,bertanggungjawab dan mampu memimpin orang lain.
3.      Cara mengatisipasi faktor pendukung agar tidak menimbulkan an arogansi dengan cara pemimpin lebih melihat dan meneliti calon pemimpin tersebut agar tanggap efektif dan efesien serta kreatif dan mampu mengambil keputusan serta mampu untuk membangun ke arah yang lebih baik.
4.      Cara mengorganisir faktor penghambat agar tidak menimbulkan sikap apatis dengan cara pemimpin tersebut lebih membimbing dan mengasah agar  calon pemimpin mampu mengambil keputusan, jujur dan bertanggungjawab agar mampu membangun ke arah yang lebih baik.
5.      Cara agar konflik dapat menjadi daya dorong agar suksesnya visi adalah dengan mempersiapkan diri agar menjadi pribadi yang aktif kreatif serta efektif dan efisien serta mampu mengambil keputusan yang baik dan bijaksana serta disiplin serta mampu menentukan tujuan dalam mengambil keputusan dalam tindakan untuk mencapai tujuan tertentu yang diinginkan dan dapat menjadi pemimpin yang jujur, bertanggungjawab,menyampaikan apa yang harus di sampaikan, cerdas serta tanggap aktif dan kreatif,untuk membangun ke arah yang lebih baik.
Untuk mengembangkan dan mengasah nilai-nilai sosial yang ada pada diri seseorang sehingga menjadi pribadi yang mampu mengambil keputusan dan mampu untuk berkomunikasi dengan baik kepada masyarakat (orang lain) serta mampu menyampaikan apa yang harus disampaikan dengan baik.

Mampu mengambil keputusan yang baik serta mampu membangun ke arah yang lebih baik untuk kepentingan masyarakat,menjadi seseorang yang aktif dan kreatif serta tanggap dalam berbagai hal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar