1. Visi
Untuk
mempersiapkan diri sebagai agen of change adalah dengan menjadi seorang
pemimpin (leader) yang efektif dan efesien serta mampu mengambil keputusan yang
baik dan bijaksana serta menjadi pemimpin yang disiplin serta mampu menentukan
tujuan dalam mengambil keputusan dalam tindakan untuk mencapai tujuan tertentu
yang diinginkan dan dapat menjadi pemimpin yang jujur,
bertanggungjawab,menyampaikan apa yang harus di sampaikan, cerdas serta tanggap
aktif dan kreatif,untuk membangun ke arah yang lebih baik.
Misi
Untuk
mengembangkan dan mengasah nilai-nilai sosial yang ada pada diri seseorang
sehingga menjadi pribadi yang mampu mengambil keputusan dan mampu untuk
berkomunikasi dengan baik kepada masyarakat (orang lain) serta mampu
menyampaikan apa yang harus disampaikan dengan baik.
Mampu
mengambil keputusan yang baik serta mampu membangun ke arah yang lebih baik
untuk kepentingan masyarakat,menjadi pemimpin yang aktif dan kreatif serta
tanggap dalam berbagai hal.
Strategi
Agar
menjadi pribadi yang Adil,jujur, bijaksana dan mampu mengambil keputusan serta
Melakukan tindakan yang menguntungkan bagi orang lain dan sesama agar tercipta
kualitas yang baik dalam berbagai hal yang diinginkan.
2. Faktor-faktor
pendukung dalam merealisasikan visi
adalah agar calon pemimpin bangsa indonesia menjadi pemimpin bangsa yang efektif dan efisien serta tanggap
dan mampu dalam menentukan tujuan dan mampu mengambil keputusan yang baik untuk
mencapai suatu tujuan yang diinginkan dan mampu membangun ke arah yang lebih
baik.
-
Faktor-faktor
penghambat dalam merealisasikan visi adalah karena pada dasarnya masyarakat
atau calon pemimpin bangsa indonesia sekarang jarang di temukan yang mampu
mengambil keputusan dengan baik serta mampu mengambil tindakan yang benar serta
yang jujur,bertanggungjawab dan mampu memimpin orang lain.
3. Cara
mengatisipasi faktor pendukung agar tidak menimbulkan an arogansi dengan cara
pemimpin lebih melihat dan meneliti calon pemimpin tersebut agar tanggap
efektif dan efesien serta kreatif dan mampu mengambil keputusan serta mampu untuk
membangun ke arah yang lebih baik.
4. Cara
mengorganisir faktor penghambat agar tidak menimbulkan sikap apatis dengan cara
pemimpin tersebut lebih membimbing dan mengasah agar calon pemimpin mampu mengambil keputusan,
jujur dan bertanggungjawab agar mampu membangun ke arah yang lebih baik.
5. Cara
agar konflik dapat menjadi daya dorong agar suksesnya visi adalah dengan
mempersiapkan diri agar menjadi pribadi yang aktif kreatif serta efektif dan
efisien serta mampu mengambil keputusan yang baik dan bijaksana serta disiplin
serta mampu menentukan tujuan dalam mengambil keputusan dalam tindakan untuk
mencapai tujuan tertentu yang diinginkan dan dapat menjadi pemimpin yang jujur,
bertanggungjawab,menyampaikan apa yang harus di sampaikan, cerdas serta tanggap
aktif dan kreatif,untuk membangun ke arah yang lebih baik.
Untuk mengembangkan dan mengasah
nilai-nilai sosial yang ada pada diri seseorang sehingga menjadi pribadi yang
mampu mengambil keputusan dan mampu untuk berkomunikasi dengan baik kepada masyarakat
(orang lain) serta mampu menyampaikan apa yang harus disampaikan dengan baik.
Mampu mengambil keputusan yang baik
serta mampu membangun ke arah yang lebih baik untuk kepentingan
masyarakat,menjadi seseorang yang aktif dan kreatif serta tanggap dalam
berbagai hal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar